PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME-BASED LEARNING DAN ASSERTIVE TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK KELAS V SDN BINTORO 05 SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2024-2025

Penulis

  • Riki Suhermanto SDN BINTORO 05
  • A. Zaki Emyus Universitas PGRI Argopuro Jember

Kata Kunci:

Game-Based Learning, Assertive Training, Hasil Belajar PJOK

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan keterlibatan aktif siswa kelas V SDN Bintoro 05 dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) akibat penggunaan metode pembelajaran yang cenderung monoton. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh integrasi model pembelajaran Game-Based Learning (GBL) dan Assertive Training terhadap hasil belajar siswa secara komprehensif pada semester genap tahun ajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe Nonequivalent Control Group Design. Data dikumpulkan melalui instrumen tes objektif untuk ranah kognitif, tes unjuk kerja untuk ranah psikomotorik, serta lembar observasi untuk memantau perkembangan perilaku asertif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model GBL dan Assertive Training memberikan dampak positif yang signifikan secara statistik terhadap hasil belajar PJOK. Kelompok eksperimen yang mendapatkan intervensi gabungan kedua model tersebut menunjukkan peningkatan skor post-test yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Model GBL terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan pemahaman teknis melalui mekanisme permainan, sementara Assertive Training berhasil memperkuat aspek afektif berupa kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi interpersonal siswa di lapangan. Sinergi ini menciptakan ekosistem pembelajaran holistik yang mampu meningkatkan mutu pendidikan jasmani melalui penguasaan keterampilan gerak sekaligus pembentukan karakter mental yang tangguh.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29