PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) DAN SOCIAL EMOTIONAL LEARNING (SEL) TERHADAP SOCIAL SKILL MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII SMPN 2 SUMBERJAMBE SEMESTER GENAP TAHUN PEMBEAJARAN 2024-2025
Kata Kunci:
Course Review Horay, Social Emotional Learning, Keterampilan Sosial, Ilmu Pengetahuan SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Course Review Horay (CRH) dan pendekatan Social Emotional Learning (SEL) terhadap keterampilan sosial (social skill) siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VIII SMPN 2 Sumberjambe semester genap tahun pembelajaran 2024-2025. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya kecenderungan sikap individualistis dan rendahnya interaksi kolaboratif antarsiswa akibat masifnya digitalisasi serta metode pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada pendidik. Penelitian kuantitatif ini menerapkan pendekatan eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain faktorial 2x2. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling dengan pendekatan intact group, yang membagi siswa ke dalam kelas eksperimen (intervensi CRH dan SEL) dan kelas kontrol. Pengumpulan data primer dilakukan melalui instrumen angket tertutup berskala Likert dan lembar pedoman observasi yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, untuk kemudian dianalisis menggunakan pengujian statistik inferensial Two-Way ANOVA. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CRH dan pendekatan SEL secara individual memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Model CRH terbukti sangat efektif merangsang partisipasi aktif dan mengikis sikap individualis melalui dinamika interaksi kelompok yang kompetitif dan menyenangkan, sementara pendekatan SEL memberikan fondasi afektif yang fundamental berupa kesadaran diri, pengelolaan emosi, serta empati. Temuan yang paling esensial dari penelitian ini adalah adanya efek interaksi (sinergi) yang saling menguatkan antara sintaks model CRH dengan elemen afektif dari SEL. Sinergi ini sukses menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis (psychologically safe environment), di mana mampu menyeimbangkan dinamika sosial kelas; siswa dominan belajar untuk mendengarkan, sedangkan siswa pasif terdorong berani berekspresi. Secara keseluruhan, perpaduan CRH dan SEL merupakan strategi pedagogis komprehensif yang tidak hanya memastikan ketuntasan materi akademik, tetapi juga sukses membekali siswa dengan kompetensi interpersonal yang krusial.




