PENGARUH MODEL PJBL-STEM DAN PENDEKATAN CONCRETE PICTORIAL ABSTRACT (CPA) TERHADAP KETERAMPILAN SAINS MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VIII SMPN 2 JELBUK SEMESTER GENAP TAHUN PEMBELAJARAN 2024-2025

Penulis

  • ⁠⁠Yuniar Ika Rahmayanti SMPN 2 Jelbuk
  • A. Zaki Emyus Universitas PGRI Argopuro Jember

Kata Kunci:

Keterampilan Sains, PjBL-STEM, Pendekatan CPA, Pembelajaran IPA

Abstrak

Rancangan penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan sains siswa kelas VIII SMPN 2 Jelbuk akibat proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta tingginya hambatan kognitif siswa dalam memahami konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang bersifat abstrak. Tujuan dari studi ini adalah untuk memproyeksikan pengaruh penerapan model Project-Based Learning terintegrasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (PjBL-STEM) yang dipadukan dengan pendekatan Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) terhadap keterampilan sains siswa pada Semester Genap Tahun Pembelajaran 2024-2025. Desain metodologi yang dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen semu (quasi-experimental) dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel direncanakan menggunakan teknik Cluster Random Sampling untuk menetapkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data utamanya berupa tes tertulis (prates dan pascates) serta didukung oleh lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data kuantitatif diproyeksikan menggunakan uji prasyarat parametrik, uji Independent Sample t-test, dan perhitungan efektivitas melalui N-Gain Score. Berdasarkan kajian teoretis dan arsitektur simulasi data, perpaduan antara model PjBL-STEM dan pendekatan CPA diproyeksikan mampu secara teoretis memberikan dampak positif yang terukur. Model PjBL-STEM menyediakan ruang multidisiplin bagi siswa untuk merekayasa pemecahan masalah dunia nyata, sementara pendekatan CPA secara sekuensial mengurai beban kognitif tersebut mulai dari tahapan manipulasi objek fisik (konkret), visualisasi desain proyek (piktorial), hingga kalkulasi formulasi saintifik (abstrak). Hasil simulasi data mengindikasikan bahwa implementasi pada kelas eksperimen akan menghasilkan tren linier peningkatan skor keterampilan sains dengan estimasi kategori N-Gain sedang hingga tinggi, yang bermuara pada penolakan hipotesis nol (H0). Secara konseptual, integrasi inovatif ini memiliki urgensi akademis yang kuat dan diyakini menjadi solusi pedagogis komprehensif untuk mendongkrak literasi saintifik peserta didik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29