MANAJEMEN KONTEKS PENGASUHAN BERBASIS KELEKATAN (ATTACHMENT) UNTUK KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Penulis

  • Allyana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Yenni Atika Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Aulia Marwah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Kasman Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Kata Kunci:

Manajemen Pengasuhan, Kelekatan, Emosional, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas manajemen konteks pengasuhan yang berfokus pada teori kelekatan (attachment) terhadap pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini. Di era digital saat ini, tantangan pengasuhan semakin kompleks, sehingga diperlukan pendekatan sistematis dalam mengelola interaksi orang tua-anak. Melalui studi literatur dan observasi kualitatif, ditemukan bahwa manajemen pengasuhan yang konsisten, responsif, dan hangat (kelekatan aman) menjadi pondasi utama bagi anak untuk mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara sehat. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak dengan secure attachment memiliki skor regulasi emosi yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak dalam pola pengasuhan abai atau ambivalen.

This study aims to explore the effectiveness of parenting context management focused on attachment theory toward the development of early childhood emotional intelligence. In the current digital era, parenting challenges have become increasingly complex, necessitating a systematic approach to managing parent-child interactions. Through a literature review and qualitative observation, it was found that consistent, responsive, and warm parenting management (secure attachment) serves as the primary foundation for children to recognize, manage, and express emotions healthily. The results indicate that children with secure attachment exhibit higher emotional regulation scores and better social competence compared to those raised under neglectful, avoidant, or ambivalent parenting patterns. This research emphasizes that the strategic management of the domestic emotional environment is a critical determinant in shaping the "internal working model" that dictates a child’s long-term psychological resilience.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30