PENGARUH PEMBELAJARAN KETRAMPILAN (SBK) MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CYCLE 5 E BERBANTUAN MEDIA LUCKY DRAW BERBANTUAN MEDIA LUCKY DRAW DAN METODE TALKING STICK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII MTSN 5 BANYUWANGI SEMESTER GENAP TAHUN

Penulis

  • Muhammad Toriq MTsN 5 Banyuwangi
  • Hariyanto Universitas PGRI Argopuro Jember

Kata Kunci:

Learning Cycle 5E, Lucky Draw, Talking Stick, Berpikir Kritis, Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media Lucky Draw dan metode Talking Stick terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII MTsN 5 Banyuwangi pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) semester genap tahun pembelajaran 2024-2025. Latar belakang penelitian ini berakar dari rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa akibat dominasi pembelajaran konvensional satu arah dan adanya stigma bahwa SBK hanya mengasah kemampuan motorik kasar atau hafalan semata. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) berbentuk Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan kelas eksperimen (mendapat intervensi model kolaboratif) dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes objektif berbentuk esai yang mengukur indikator berpikir kritis, didukung oleh lembar observasi keterlaksanaan model. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji-t (Independent Samples t-Test) serta analisis kekuatan efek (Effect Size menggunakan Cohen’s d) setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas varians. Hasil pembahasan berbasis konstruksi teoretis dan metodologis menunjukkan bahwa penerapan kolaborasi model Learning Cycle 5E, media Lucky Draw, dan metode Talking Stick memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Lima tahapan terstruktur dalam Learning Cycle 5E berhasil mentransformasi siswa menjadi agen aktif yang mengonstruksi pengetahuan secara mandiri. Keberhasilan ini diperkuat secara visual dan emosional oleh unsur permainan (gamification) dari media Lucky Draw yang mengunci fokus siswa, serta metode Talking Stick yang menciptakan komunikasi interpersonal yang adil dan demokratis di kelas. Secara statistik, lompatan pemahaman analitis siswa terbukti nyata melalui analisis skor Normalized Gain (N-Gain) dan uji-t dengan perbedaan rata-rata yang signifikan pada taraf $\alpha = 0,05$. Nilai Effect Size yang masuk dalam kategori efek tinggi menegaskan bahwa intervensi metodologi komprehensif ini memiliki kontribusi aplikatif yang kuat di tingkat madrasah sekaligus efektif meruntuhkan stigma monoton pada mata pelajaran SBK.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30