PENGARUH PEMBALAJARAN IPAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 SDN CURAHTAKIR 06 SEMESTER GENAP TAHUN PEMBELAJARAN 2024-2025
Kata Kunci:
Model Inkuiri, Media Interaktif, Hasil Belajar Kognitif, Pembelajaran Ipas, Sekolah DasarAbstrak
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada rendahnya keterlibatan siswa dan ketuntasan hasil belajar akibat metode konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh integrasi model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media pembelajaran interaktif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas 5 SDN Curahtakir 06 pada semester genap tahun ajaran 2024-2025. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, yang membagi subjek ke dalam kelas eksperimen (menggunakan model inkuiri dan media interaktif) dan kelas kontrol (menggunakan metode konvensional). Instrumen pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji prasyarat serta uji hipotesis Independent Samples T-Test.Hasil analisis teoretis dan empiris menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing secara signifikan merangsang rasa ingin tahu ilmiah siswa melalui tahapan investigasi mandiri yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills). Sementara itu, media interaktif digital berfungsi sebagai jembatan kognitif yang mengonkretkan materi abstrak fisik-geografis dan sains bumi, sehingga mampu meminimalkan beban kognitif siswa. Pembuktian statistik melalui uji-t menghasilkan nilai signifikansi di bawah alpha 0,05 ($p < 0,05$), didukung oleh skor Normalized Gain (N-Gain) kelompok eksperimen yang masuk dalam kriteria tinggi atau efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi model inkuiri dan media interaktif berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif IPAS siswa, serta menjadi solusi pedagogis yang efektif untuk menggeser paradigma pembelajaran menjadi berpusat pada siswa (student-centered).




