HUBUNGAN KONSEP ISLAMISASI ILMU DENGAN ETIKA DAN TEKNOLOGI

Penulis

  • Fadhila Humaira UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Rahma Yanti UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Fathiyyah Putri Pasaribu UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Nunu Burhanuddin UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Kata Kunci:

Islamisasi Ilmu, Etika, Teknologi

Abstrak

Islam sangat mendukung umatnya untuk menemukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Dalam hal pengembangan Iptek, umat Islam dapat mempelajarinya dari orang-orang no-Islam, disamping juga. dapat mengembangkan Iptek dari spirit ajaran Islam sendiri. Oleh karena produk keilmuan yang datang dari orang-orang non-Islam secara umum- bersifat sekuleristik, maka setelah dipelajari, sebelum diadopsi dan diterpkan di dunia Islam, penting untuk terlebih dahulu diberikan nilai- nilai keislaman, agar tidak bertentangan dengan ajaran- ajaran hukum Islam. Etika mampu menyelesaikan masalah konkret tidak sekedar memberikan isyarat dan pedoman umum melainkan langsung melibatkan diri dalam peristiwa aktual dan faktual manusia, sehingga terjadinya hubungan timbal balik dengan apa yang seharusnya terjadi. Kesimpulan dari makalah ini adalah etika menjadi ketentuan mutlak, yang akan menjadi well supporting bagi pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan derajat hidup serta kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. Dengan demikian, Pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari dapat mempengaruhi nilai moral dan perilaku individu, serta mempengaruhi karakter dan spiritualitas.

Islam strongly supports its people to discover and develop science and technology (science and technology). In terms of developing science and technology, Muslims can learn it from non-Islamic people, as well as developing science and technology from the spirit of Islamic teachings themselves. Because scientific products that come from non-Islamic people are generally secularistic in nature, it is important that after being studied, before being adopted and applied in the Islamic world, Islamic values are first given, so as not to conflict with the teachings of Islamic law. Ethics is able to solve concrete problems not only by providing general cues and guidelines but directly involving itself in actual and factual human events, so that there is a reciprocal relationship with what should happen. The conclusion of this paper is that ethics becomes an absolute provision, which will be a well supporting for the utilization of science and technology to improve the degree of life and human welfare and happiness. Thus, the use of technology in everyday life can affect moral values and individual behavior, as well as affect character and spirituality.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-25