KAJIAN KEPUSTAKAAN : PENGEMBANGAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL
Kata Kunci:
Bahasa Indonesia, digital, Media, Model Pwngwmbangan dan Bahasa, Pembelajaran Bahasa; PendidikanAbstrak
Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalah agar siswa menguasai empat keterampilan dasar: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Kompetensi dasar ini dibangun untuk belajar bahasa Indonesia. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa: (1) Siswa membutuhkan kecakapan digital, alat pembelajaran berbasis digital meminimalisir keterbatasan dalam belajar, alat pembelajaran berbasis digital dapat meningkatkan kecakapan kata bagi siswa, dan dengan menggunakan alat pembelajaran berbasis digital memberikan rangsangan belajar dan semangat bagi siswa. (2) Inovasi yang harus dilakukan guru termasuk membuat media berbasis digital yang harus dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya, membuat alat belajar digital yang menggunakan bahasa Indonesia atau mengajar bahasa Indonesia. Media digital memiliki efek positif dan negatif. (3) Dalam artikel ini, disarankan agar guru menggunakan media berbasis digital untuk mengajar siswa bahasa Indonesia. Mereka merekomendasikan penggunaan empat model penelitian pengembangan: Model Hannafin dan Peck, Model Thiagarajan, Model Dick dan Carey, atau Model ADDIE.
The purpose of learning Indonesian is for students to master four basic skills: listening, speaking, reading and writing. Competency in mastering four basic skills: listening, speaking, reading and writing. These basic competencies are built to learn Indonesian. The results of the study show that: (1) Students need digital skills, digital-based learning tools minimize limitations in learning, digital-based learning tools can improve word skills for students, and using digital-based learning tools provides learning stimulation and enthusiasm for students. (2) Innovations that teachers must make include creating digital-based media that must be specifically designed to meet the needs. For example, creating digital learning tools that use Indonesian language or teach Indonesian language. Digital media has both positive and negative effects. (3) In this article, it is suggested that teachers use digital-based media to teach Indonesian students. They suggest that four development research models be used: Hannafin and Peck Model, Thiagarajan Model, Dick and Carey Model, or ADDIE Model.




