IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK (Multiple Intelligences)
Kata Kunci:
Pembelajaran, Kecerdasan Majemuk, Anak Usia DiniAbstrak
Kecerdasan tidaklah dapat diukur hanya berdasarkan pada tes kecerdasan akademik atau IQ saja, melainkan dengan melihat kemampuan seseorang dalam menyelesaikan setiap permasalahan (problem solving) dan kemampuan dalam menciptakan produk baru yang memiliki nilai budaya (creativity). Tujuan penelitian ini adalah memberikan pengetahuan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam Pendidikan anak usia dini, dan penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk anak usia dini. Dengan kecerdasan tersebut peserta didik dapat menyesuaikan diri dan belajar dari pengalaman. Menurut Gardner, model pembelajaran ini adalah model pembelajaran yang menggunakan dan menerapkan teori inteligensi ganda yang perlu dipersiapkan dan dirancang dengan baik sebelum proses pembelajaran dilaksanakan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam PAUD menuntut pendidik harus memiliki kreativitas yang cukup baik dengan menggunakan berbagai metode yang bervariasi dan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam PAUD untuk meningkatkan keaktifan serta kreatifitas pendidik dan anak didik.
Intelligence cannot be measured only based on academic intelligence tests or IQ, but by looking at a person's ability to solve every problem (problem-solving) and the ability to create new products that have cultural value (creativity). The purpose of
this study is to provide knowledge of multiple intelligences-based learning in early childhood education, and the application of multiple intelligences-based learning to early childhood. With this intelligence, students can adapt and learn from experience. According to Gardner, this learning model is a learning model that uses and applies the theory of multiple intelligences that needs to be well prepared and designed before the learning process is carried out. This research uses a descriptive qualitative method. The results of this study indicate that multiple intelligence-based learning in PAUD requires educators to have good creativity by using various methods and shows that the application of multiple intelligences-based learning in early childhood education is to increase the activity and creativity of educators and students.



