MEMILIH PEMIMPIN BERDASARKAN PANDANGAN ISLAM DALAM KONTEKS POLITIK INDONESIA TAHUN 2024
Kata Kunci:
Pemimpin, Islam, Politik Indonesia, Leader, Indonesian PoliticsAbstrak
Dalam pandangan Islam, pemilihan pemimpin merupakan amanah yang memerlukan pertimbangan serius terhadap integritas, keadilan, dan nilai-nilai agama. Namun, pemilihan umum di Indonesia sering kali dihadapkan pada permasalahan pemilihan calon pemimpin yang tidak beretika. Sistem politik dan hukum di Indonesia kadang-kadang memfasilitasi pencalonan individu-individu dengan catatan buruk, sehingga prinsip-prinsip Islam sulit diterapkan dalam politik yang plural dan demokratis. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengkaji sumber-sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan pandangan Islam mengenai kepemimpinan, serta mengeksplorasi tantangan dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip Islam dalam pemilihan umum di Indonesia. Kajian ini memberikan wawasan tentang bagaimana integritas dan nilai-nilai agama dapat diintegrasikan dalam proses pemilihan pemimpin, dengan tujuan menciptakan sistem politik yang lebih adil dan beretika.
In the Islamic view, the election of leaders is a mandate that requires serious consideration of integrity, justice, and religious values. However, general elections in Indonesia are often faced with the problem of selecting unethical leadership candidates. The political and legal system in Indonesia sometimes facilitates the nomination of individuals with poor records, making it difficult to apply Islamic principles in plural and democratic politics. A qualitative approach was used to examine primary and secondary sources related to Islamic views on leadership, as well as exploring challenges in applying Islamic principles in general elections in Indonesia. This study provides insight into how integrity and religious values can be integrated into the leader selection process, with the aim of creating a more just and ethical political system.



