ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR DI SDN CANDI BURUNG 2 PAMEKASAN
Kata Kunci:
Motivasi Belajar, Kejenuhan Belajar, Sekolah Dasar, Program Kapal Religi, Strategi Mengajar AdaptifAbstrak
Penelitian ini menganalisis dinamika motivasi belajar siswa serta keterkaitannya dengan kejenuhan belajar di SDN Candi Burung 2 Kabupaten Pamekasan. Fenomena penurunan konsentrasi siswa yang ditandai dengan perilaku mengobrol, tidak fokus, mengantuk, dan tidak menyelesaikan tugas teramati khususnya pada sesi kedua setelah jam istirahat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung nonpartisipatif dan wawancara semi terstruktur terhadap satu guru kelas dan delapan siswa terpilih yang merepresentasikan variasi tingkat keterlibatan belajar. Temuan penelitian mengungkapkan tiga hal utama: pertama, motivasi belajar siswa menunjukkan perkembangan yang signifikan, ditandai oleh tumbuhnya kesadaran diri, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian berpartisipasi secara spontan; kedua, kejenuhan belajar terutama dipicu oleh metode ceramah yang berkepanjangan dan gangguan pola tidur akibat kebiasaan bermain gawai hingga larut malam; ketiga, motivasi belajar yang kuat didukung strategi mengajar yang responsif dan adaptif mencakup kuis, permainan edukatif, dan program Kapal Religi terbukti efektif sebagai penahan terhadap eskalasi kejenuhan belajar. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam memastikan pola tidur yang sehat direkomendasikan sebagai fondasi biologis kemampuan belajar yang optimal.
This study analyzes the dynamics of student learning motivation and its relationship with learning burnout at SDN Candi Burung 2 Pamekasan Regency. The phenomenon of declining student concentration marked by chatting, inattentiveness, drowsiness, and incomplete tasks was observed particularly in the second session after break time. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through non-participatory observation and semi-structured interviews with one class teacher and eight selected students representing varying levels of learning engagement. The findings reveal three key outcomes: first, student motivation showed significant development, evidenced by growing self-awareness, critical thinking, and spontaneous participation in learning; second, burnout was primarily caused by prolonged lecture methods and disrupted sleep patterns due to late-night gaming habits; third, strong learning motivation supported by responsive and adaptive teaching strategies including quizzes, educational games, and the Kapal Religi program effectively served as a buffer against burnout escalation. Collaboration between school and parents in ensuring healthy sleep patterns is recommended as a biological foundation for optimal learning capacity.




