HUBUNGAN SELF-COMPASSION DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI MANEJEMEN INFORMASI KESEHATAN STIKES SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2024
Kata Kunci:
Self-compassion, Prokrastinasi, MahasiswaAbstrak
Pada saat ini ada banyak mahasiswa yang sering sekali menunda dalam mengerjakan tugas
akademik, kejadian ini dikenal dengan nama prokrastinasi akademik. Ada banyak yang
mempengaruhi tinggi rendahnya prokrastinasi dikalangan mahasiswa salah satunya adalah faktor
internal seperti bagaimana bersikap baik dan mendukung diri sendiri dalam menghadapi kesulitan
dan kegagalan atau dikenal dengan self-compassion. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi hubungan self-compassion dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa
Program Studi Manejemen Informasi Kesehatan STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2024.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian
adalah mahasiswa prodi MIK sebanyak 60 orang, pengambilan data menggunakan instrumen skala
self-compassion dan prokrastinasi. Hasil penelitan menunjukan bahwa, secara keseluruhan selfcompassion mahasiswa Prodi MIK berada pada kategori sedang yaitu 42 orang (70%). Sedangkan
prokrastinasi berada pada kategori sedang yaitu 55 orang (91,7%). Selanjutnya analisis Korelasi Pearson Product Moment menunjukan bahwa, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara
self-compassion dengan prokrastinasi akademik dengan perolehan koefisien korelasi (r) yaitu -0,551
dengan nilai signifikan yaitu 0,000 (p<0,005). Artinya semakin tinggi self-compassion maka
prokrastinasi semakin rendah, sebaliknya semakin rendah self-compassion maka semakin tinggi
prokrastinasi akademik pada mahasiswa.



